Senin, 25 April 2016

Kenali Penyebab Penyakit Degeneratif


PENYEBAB PENYAKIT DEGENERATIF
Penyebab dari masing-masing penyakit tersebut adalah:

1. Kencing manis atau diabetes mellitus (DM) tipe 2
Penyebab glukosa tidak dapat digunakan di dalam tubuh pada diabetes tipe 2 adalah:
Resistensi insulin pada sel - sel.
Agar sel dapat menggunakan glukosa dari dalam darah diperlukan insulin. Pada penderita dengan penyakit ini, ditemukan bahwa sel - sel tersebut menjadi kurang sensitif terhadap insulin. Walaupun terdapat insulin di dalam tubuh, tetapi sel tersebut tidak dapat menggunakannya. Hal tersebut menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi tinggi.
Produksi insulin yang rendah oleh pankreas
Insulin dihasikanl oleh sel beta pankreas. Produksi insulin yang tidak mencukupi kebutuhan menyebabkan tubuh tidak dapat menggunakan glukosa di dalam darah.
2. Osteoartritis (OA)
Untuk mendiagnosis penyakit ini diperlukan pemeriksaan fisik terhadap sendi yang terkena dan pemeriksaan penunjang untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit lain. Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan berupa rontgen pada sendi yang terkena dan laboratorium. Pada Roentgen dapat ditemukan perubahan bentuk dari sendi yang terkena.
3. Osteoporosis
Osteoporosis dapat disebabkan oleh:
Penyerapan kalsium yang menurun pada wanita post menopause;
Usia lebih dari 70 tahun;
Penyakit kronis;
Defisiensi zat pembentu tulang seperi kalsium, viatamin D.
4. Penyakit jantung koroner (PJK)
Untuk diagnosis dapat dilakukan pemeriksaan di bawah ini:
Elektrokardiografi (EKG) untuk melihat kelistrikan jantung;
Enzim jantung, meningkat terutama saat serangan jantung;
Tes treatmil untuk melihat kondisi kelistrikan jantung saat beraktivitas. Tes ini dilakukan pada tes EKG yang normal tetapi gejala khas dan berulang;
Rontgen dada untuk melihat ukuran dari jantung;
CT scan dengan angiografi koroner untuk melihat kondisi pembuluh darah jantung;
Echokardiografi berupa pemeriksaan USG pada jantung untuk melihat fungsi jantung untuk memompakan darah dan melihat luas daerah sel jantung yang terkena.

PENGOBATAN
1. Kencing manis atau diabetes mellitus (DM) tipe 2
Penyakit ini didiagnosis apabila pada pemeriksaan kadar gula di dalam darah ditemukan melewati kadar gula darah normal. Hingga saat ini, penyakit ini belum dapat disembuhkan. Tetapi dapat dikontrol dengan mengubah pola makan, mengurangi berat badan, rajin berolah raga, dan kontrol teratur.
Osteoartritis (OA)


Untuk pengobatan, prinsipnya memulai terapi yang paling aman dan murah lalu ke terapi yang invasif apabila keluhan belum dapat di atasi. Pengobatan terbagi dalam 4 kategori :
Non - farmakologi berupa olahraga untuk mengurangi berat badan, menguatkan otot, dan sendi; menggunakan tongkat untuk membantu berjalan
Farmakologi berupa penggunaan obat - obat anti nyeri untuk mengontol nyeri. Obat yang digunakan dimulai dari obat anti nyeri paling ringan hingga ke paling kuat.
Komplementer berupa suplementasi kondroitin dan glukosamin
Alternatif berupa terapi akupuntur
Apabila keempat terapi tersebut gagal untuk mengontol keluhan, dapat dilakukan pembedahan mengganti sendi yang terkena. Hingga saat ini sudah dapat dilakukan penggantian terhadap sendi panggul, lutut, dan bahu.
Osteoporosis
Untuk pengobatan terbagi dalam
Non - farmakologi : suplementasi kalsium dan vitamin D
Farmakologi : obat - obatan yang mencegah proses osteoporosis, terapi hormon pada wanita post menopause

Penyakit jantung koroner (PJK)
Untuk pengobatan, prinsipnya adalah untuk menyelamatkan dan menjaga sebanyak mungkin sel jantung yang dapat berfungsi dengan baik. Selain itu, setelah terdiagnosis PJK perlu dilakukan perubahan gaya hidup dan melakukan penyesuaian terhadap keterbatasan yang ditemui. Tekanan darah dan berat badan harus dijaga agar tidak tinggi.
Sumber
1. Doll, R. Chronic and Degenerative Disease : Major Causes of Morbidity and Death. American Society for Clinical Nutrition. 1995
2. Patel, P. Macerollo, A. Diabetes Mellitus : Diagnosis and Screening. 2010.
3. Sinusas, K. Osteoarthritis : Diagnosis and Treatment. 2012.
4. Sweet, MG. Sweet, JM. Jeremiah, MP. Diagnosis and Treatment of Osteoporosis. 2009.
5. Scottish Intercollegiate Guidelines Network. Acute Coronary Syndrome. 2013.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar